• Kam. Sep 3rd, 2026

SENTRAL ORGANISASI KARYAWAN SWADIRI INDONESIA

Diduga Ada PASI Jadi Backing Mafia BBM, PP-MIGAS Minta Dandim 0210/TU Angkat Bicara

Tarutung, Sumut | SoksiMedia.Com – Pemberitaan terkait dugaan adanya oknum PASI di Kodim 0210 yang terlibat dalam jaringan Mafia BBM akhirnya mendapat tanggapan luas dikalangan masyarakat.

Salah satu pihak yang memberikan tanggapan adalah lembaga Pemantau Penyaluran Minyak dan Gas (PP-MIGAS) wilayah Tapanuli dan Nias yang meminta Komandan Kodim 0210 Tapanuli Utara Letkol Arm Kiky Hardian, S.Sos agar segera angkat bicara.

Hal itu disampaikan Kepala Devisi Pengawasan dan Penindakan PP-MIGAS Irwansyahputra SH.SPd saat menjawab wartawan melalui telepon whasapppnya, Kamis (3/9).

Menurut Irwansyah Letkol Kiky Hardian agar segera membersihkan nama Kodim 0210 dari image negatif yang terus berkembang. “Mestinya Dandim harus angkat bicara di hadapan media guna membersihkan institusinya” ujar Irwansyah.

Lebih lanjut dikatakannya, pernyataan resmi dari Dandim itu penting, mengingat pernyataan dari Boru Manik yang menyebutkan semua sudah dapat jatah stabil dari usaha gelap BBM tersebut.

Jika benar anggotanya tidak terlibat, Dandim harus bersihkan nama baiknya dengan meminta klarifikasi dari Boru Manik dan suaminya dan itu harus di publikasi kan. Namun jika benar anggotanya terlibat maka harus ada sanksi, tegas Irwansyah.

Dilanjutkannya, apalagi Boru Manik telah dengan tegas menyebutkan adanya jatah stabil, ini mesti dicek kebenarannya, jika benar ada siapa yang terima, jika tidak bagai mana pertanggungjawaban boru Manik, itu meski di lakukan Dandim guna bersihkan nama konstitusinya.

Untuk itu pihak PP-MIGAS siap menelusuri persoalan ini, tentunya dengan cara yang berimbang tanpa merugikan lembaga tertentu apalagi institusi negara. Pungkasnya Irwansyah.

Sementara itu Dandim 0210 Letkol Arm Kiky Hardian. S.Sos yang coba dikonfirmasi media, hingga berita ini dimuat belum berhasil ditemui.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *