• Rab. Okt 7th, 2026

SENTRAL ORGANISASI KARYAWAN SWADIRI INDONESIA

Mahasiswa Doktoral Perbanas Institute Kunjungi Keio University, Universitas Tertua Di Jepang.

ByADMIN SOKSIKOMINFO

Okt 7, 2026
Kunjungan akademik 13 Mahasiswa Doktotal Perbanas Institute Jakarta ke Keio University Jepang (Foto:Istimewa)

TOKYO – Sebanyak 13 mahasiswa Program Doktoral Ilmu Manajemen Perbanas Institute Jakarta melakukan kunjungan akademik internasional ke Keio University, Jepang. Rombongan yang didampingi oleh Dr. MM. Mildawani dan Prof. Tiolina ini melakukan kunjungan sebagai bagian dari pengayaan wawasan global dan studi banding manajemen pendidikan tinggi kelas dunia.

Keio University atau Keio Gijuku Daigaku merupakan universitas swasta tertua di Jepang yang didirikan pada tahun 1858 di Edo (kini Tokyo) oleh intelektual dan pendidik visioner, Fukuzawa Yukichi. Saat ini Keio telah berkembang menjadi universitas riset komprehensif dengan 6 kampus di wilayah Tokyo, memiliki 10 fakultas sarjana, 14 sekolah pascasarjana, dan lebih dari 33 ribu mahasiswa. Universitas ini dikenal dengan jaringan alumni yang sangat kuat, di antaranya tiga mantan Perdana Menteri Jepang, yaitu Tsuyoshi Inukai, Ryutaro Hashimoto, dan Junichiro Koizumi, serta lebih dari 230 CEO perusahaan besar di Jepang.

Sementara itu, Perbanas Institute merupakan lembaga pendidikan tinggi pertama di Indonesia yang fokus pada bidang keuangan dan perbankan, yang berawal dari Yayasan Pendidikan Perbanas pada 19 Februari 1969. Saat ini kampus yang telah terakreditasi Unggul tersebut memiliki tiga fakultas dan sepuluh program studi dari Diploma hingga Doktoral, termasuk Program Doktor Manajemen Strategik Berkelanjutan yang diikuti oleh 13 mahasiswa yang berkunjung ini. Ke-13 mahasiswa tersebut memiliki latar belakang yang beragam, ada yang berprofesi sebagai dosen, praktisi perbankan dan keuangan, serta asesor kompetensi.

Dalam sambutannya, Dr. M.M. Mildawani selaku pendamping menyampaikan bahwa kunjungan ini berlangsung di tengah dinamika perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat dahsyat. Perkembangan Artificial Intelligence (AI), Big Data, Internet of Things (IoT), Blockchain, hingga teknologi finansial telah mentransformasi cara belajar dan bekerja. Namun di balik kemudahan teknologi tersebut, manusia tetaplah makhluk sosial yang membutuhkan pertemuan, sentuhan, dan tatap muka secara langsung.

“Oleh karena itu kunjungan ini menjadi sangat berarti. Tak kenal maka tak sayang. Pertemuan langsung seperti ini memungkinkan kita merasakan kedalaman jiwa, ketulusan, dan suasana kebatinan untuk bersama menghadapi masa depan,” ujar Mildawani.

Ia melanjutkan, kunjungan ini juga bertujuan untuk memperkaya wawasan mahasiswa doktoral tentang bagaimana Keio mengelola manajemen mutu pendidikan, kedisiplinan riset, dan integrasi antara akademisi dengan industri, serta filosofi pendidikannya yaitu _Jitsugaku_ (Ilmu Praktis) dan _Dokuritsu Jison_ (Kemandirian dan Harga Diri).

Atas penerimaan yang hangat dan penuh kekeluargaan, Dr. MM. Mildawani bersama Prof. Tiolina dan seluruh mahasiswa menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya. “Honjitsu wa makoto ni arigatou gozaimashita. Kongo tomo douzo yoroshiku onegaishimasu. Terima kasih banyak untuk kesempatan ini, dan semoga pertemuan ini bisa berlanjut dan berkembang di masa depan,” pungkas Mildawani dari Tokyo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *