BOGOR, SOKSIMEDIA | Jagat maya dan masyarakat di kawasan Gunung Putri baru-baru ini dihebohkan oleh beredarnya tangkapan layar percakapan grup yang memuat konten vulgar. Chat tersebut diduga kuat merupakan testimoni dari pelanggan terkait praktik prostitusi terselubung yang berkedok sebagai penyedia jasa pijat (massage).
Dua nama tempat kebugaran, yakni D’Yuki Spa dan East Massage yang beroperasi di kawasan Sentrop Kotwis (Sentra Otomotif Kota Wisata), kini tengah menjadi sorotan tajam publik.
Berdasarkan bukti digital yang beredar, grup tersebut secara gamblang membagikan penilaian fisik (field report) hingga layanan seksual para terapis kepada anggotanya.
Merespons keresahan warga yang kian memuncak, pihak kepolisian memastikan tidak akan tinggal diam. Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kanit Reskrim Polsek Gunung Putri, Iptu Luat Pasaribu, menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan tersebut. ”Terima kasih infonya. Kita cek,” tegas Luat Pasaribu singkat dan padat saat menerima laporan serta bukti-bukti awal dari awak media.
Praktik ini terendus setelah ruang obrolan digital yang diduga milik pelanggan kedua tempat tersebut bocor ke publik. Dalam bukti tangkapan layar yang diterima redaksi, terlihat sejumlah pesan yang secara vulgar mengulas detail layanan seksual (eksekusi), penilaian bagian sensitif tubuh, hingga tarif terselubung dengan kode-kode tertentu.
DPP Berkordinasi Marjudin Nazwar mendesak agar aparat penegak hukum beserta Satpol PP Kabupaten Bogor segera mengambil tindakan tegas berupa razia dan penyegelan dua (2) tempat prostitusi tersebut yang telah menyalahgunakan izin operasional”,tegasnya.
Pihak kepolisian saat ini tengah mengumpulkan informasi lebih lanjut dan berencana melakukan pengecekan langsung ke lokasi (sidak) guna memastikan kebenaran dugaan tindak pidana asusila atau pelanggaran hukum yang terjadi di wilayah hukum Polsek Gunung Putri. (Ysp)
