• Jum. Mei 29th, 2026

SENTRAL ORGANISASI KARYAWAN SWADIRI INDONESIA

Viral..!!! Polres Metro Bekasi Kota Tangkap 3 Pengedar Obat Obatan Keras Ilegal di Jatiasih dan Medan Satrial

Ketiga Pelaku Dibekuk Di Dua Lokasi Berbeda, Yakni Kawasan Kecamatan Medan Satria dan Kecamatan Jatiasih.

Kota Bekasi – SoksiMedia.Com | Sebanyak tiga orang terduga pengedar obat keras ilegal lintas wilayah, diringkus oleh petugas gabungan saat menggelar operasi di Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (26/5/2026) dini hari.

Adapun penangkapan para pengedar obat terlarang ini bermula ketika jajaran Polres Metro Bekasi Kota bersama unsur TNI, Satpol PP, dan Brimob melakukan patroli mobile berskala besar.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusomo Wahyu Bintoro, menjelaskan bahwa dalam penyisiran tersebut, petugas bergerak berdasarkan aduan dan informasi dari masyarakat mengenai adanya aktivitas peredaran obat-obatan tanpa izin edar.

“Malam hari nya Polres Metro Bekasi Kota bersama Kodim, Satpol PP, dan juga Brimob melakukan patroli mobile menyisir daerah-daerahrawan, di situ kita melakukan razia,” ujar Kusomo kepada awak media.

Saat menggeledah target operasi di wilayah Medan Satria dan Jatiasih, petugas menemukan komoditas obat keras yang masuk dalam klasifikasi daftar G dalam jumlah yang cukup banyak. Obat-obatan tersebut diduga kuat diperjualbelikan secara bebas tanpa resep dokter.

“Ya, ini tadi beberapa tempat kita mengadakan kegiatan razia. Tadi antara lain ada yang menjual obat-obat terlarang. Di situ yang termasuk daftar G juga banyak tadi yang ditemukan,” kata Kusomo menambahkan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara di lapangan, para pelaku melancarkan aksinya dengan berbagai modus operandi untuk mengelabui petugas. Di wilayah Jatiasih misalnya, peredaran obat keras ilegal ini ditengarai jamak memanfaatkan sistem pertemuan langsung atau cash on delivery (COD).

Hingga saat ini, ketiga pelaku beserta barang bukti obat daftar G telah diamankan ke markas kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih melacak asal-usul pasokan obat-obatan terlarang tersebut beserta jaringan yang mengaturnya.

“Kami masih melakukan pendalaman terkait para pelaku yang kita amankan malam ini,” pungkasnya. (TIM)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *